Mengenal Kesuksesan Sistem Ekonomi Ali Baba

Posted on

sistem ekonomi ali baba

sistem ekonomi ali baba sangat mendukung pertumbuhan ekonomi Tiongkok dengan presentasenya yang mencapai 50%. Alibaba sendiri sebenarnya merupakan platform belanja online yang sudah didirikan sejak tahun 1999. Tercatat sebanyak 400 juta orang aktif menjadi konsumen aktif Alibaba.

Alibaba dalam ekonomi Tiongkok

Ekonomi Tiongkok tumbuh di angka 6,9% tahun lalu. Angka ini dianggap sebagai simbol dari pudarnya pertumbuhan ekonomi Tiongkok. Meski demikian, angka ini dianggap cukup positif karena sebelumnya terjadi perdebatan mengenai presentase pertumbuhan tersebut. Alibaba Grup kini menjadi salah satu perusahaan yang banyak dilirik oleh para investor. Pasalnya platform belanja online Alibaba menjelma sebagai e-commerce terbesar di Tiongkok. Hampir 80% pasar online Tiongkok dikuasai oleh Alibaba Grup.

Penjualan Alibaba tumbuh 23% dan menghasilkan pendapatan sebesar 146 Miliar USD. Angka ini terus meningkat dengan semakin tingginya demand belanja online masyarakat Tiongkok menggunakan platform mobile. Bisa dibilang, peningkatan dan penurunan pertumbuhan ekonomi Tiongkok dapat tercermin dari Alibaba.

Strategi Online–Offline

Bukan merupakan rahasia lagi jika e-commerce menggunakan strategi online-offline untuk menarik minat konsumennya. Mereka mengajak merchant yang ada dalam naungan platform e-commercenya untuk membuat bazar dan marketplace.

Alibaba pun menggunakan strategi yang sama untuk meningkatkan penjualan di anak perusahaannya, Taobao. Taobao menjadi platform belanja online yang digandrungi oleh para kaum milenal. Platform ini digunakan oleh para wirausaha muda untuk berinovasi dan bereksperimen. Pengusaha muda ini seakan memiliki wadah yang tepat untuk mengeluarkan ide-ide inovatif dan gagasan yang terkadang out of the box.

Alibaba grup mengadakan Taobao Marketplace bersama dengan 108 merchant. Jumlah konsumen yang mengikuti event ini pun meningkat cukup drastis. Strategi ini juga digunakan sebagai strategi promosi, mengenalkan platform Taobao ke masyarakat luas.

Implementasi teknologi canggih

Salah satu hal yang membuat Alibaba banyak digandrungi oleh masyarakat karena implementasi teknologi canggih yang dimiliki. Teknologi unggulan yang dimiliki Alibaba diantaranya adalah AI (artifical intelegence), machine learning serta cloud computing yang memperkuat elemen retail online. Dalam global shoping festival yang dilaksanakan, Alibaba memecahkan rekor dengan 325 ribu pesanan/detik selama 24 jam. Angka yang cukup fantastis ini tidak mungkin bisa didapat secara mudah tanpa dukungan teknologi canggih yang mumpuni.

Alibaba juga menawarkan teknologi inovatif kepada seluruh mitranya untuk mengembangkan produk, sistem pembayaran, logistik dan manajamen persediaan stok. Alibaba memanfaatkan teknologi artifical intelegence untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada konsumen dan memberdayakan penjual. Seperti misalnya ketika festival global shoping berlangsung dengan jumlah order fantastis, hampir 95% pertanyaan pelanggan ditangani oleh virtual customer service. Chatbot virtual ini dikembangkan secara mandiri oleh Alibaba. Sebisa mungkin Alibaba mencoba seluruh teknologi data yang ada demi membangun insfratruktur platform online nya dengan tetap memperhatikan efektifitas biaya.

Teknologi colocation

Wujud lainnya dari implementasi teknologi canggih yang dimiliki Alibaba adalah teknologi colocation. Fungsi dari teknologi ini adalah untuk memperkuat pemanfaatan CPU. Colocation menggunakan penyimpanan server yang berada pada satu titik atau lebih. Teknologi ini juga dibantu oleh salah satu hybrid cloud dengan jutaan container dan komputasi optimal. Dengan menggunakan teknologi ini, rata-rata penggunan CPU harian ditingkatkan dari angka 40% menjadi 60%.

Mengeliminasi barang tiruan

Sebenarnya presentasi penjualan yang dimiliki Alibaba Grup sedikit mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan Alibaba mengeleminasi barang tiruan melalui anak perusahaannya yaitu Taobao. Alibaba sadar betul jika pertumbuhan ekonomi Tiongkok didominasi oleh kalangan menengah ke atas. Oleh karena itu, mereka mengeleminasi penjualan barang-barang tiruan yang ada di marketplacenya untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.

Jika dahulu konsumen kebanyakan menyukai barang tiruan karena harganya yang cukup terjangkau. Hal ini tidak lagi terjadi. Pertumbuhan ekonomi Tiongkok membuat para konsumennya menjadi lebih cerdas dengan lebih memilih barang orisinil dibandingkan barang tiruan. Hal ini patut mendapatkan apresiasi, karena Alibaba rela kehilangan sebagian konsumennya demi meningkatkan standar belanja masyarakat Tiongkok.

Taobao Marketplace

Di atas sudah sedikit disinggung mengenai anak perusahaan Alibaba yang cukup menarik perhatian masyarakat yaitu Taobao. Taobao adalah sebuah platform belanja online yang baru dikembangkan sejak 2003. Sebagian besar pelanggannya berasal dari kaum milleneal. Tidak hanya menjadi sebuah platform belanja online, Taobao menjadi sebuah e-commerce oriented sosial platform. Hal ini memungkinkan pelanggan dapat berberlanja dengan pengalaman belanja yang dipersonalisasi menggunakan analisis big data. Melalui konten yang realtime update dan relevan, konsumen dapat lebih mudah update mengenai tren produk terbaru dan berkomunikasi langsung dengan merchant.

Mengembangkan produk dengan nilai orisinil

Belakangan, Alibaba grup memang cukup konsen untuk mengembangkan produk dengan nilai orisinil. Menggandeng pengusaha muda yang inovatif, Alibaba mengajak para pengusaha ini untuk mengeluarkan ide-idenya yang kreatif dan inovatif.

Berbagai jenis produk dengan nilai orisinil akan dikembangkan bersama di Alibaba. Tren mengembangkan produk orisinil memang cukup meningkat. Produk dengan nilai orisinil dan inovatif akan sangat digemari oleh masyarakat.

Pada dasarnya sistem ekonomi yang digunakan Alibaba mengedepankan pelayanan dengan berbagai teknologi yang dimiliki. Teknologi tersebut mensupport kenyamanan dan keamanan belanja bagi seluruh pelanggannya. Alibaba grup juga cukup konsen untuk menampung ide-ide inovatif dari pengusaha muda. Hal inilah yang membuatnya memiliki tempat tersendiri di hati millenal. Alibaba bahkan rela kehilangan omset demi mengelimanisi produk-produk tiruan yang ada di e-commerce nya. Demikian sedikit penjelasan mengenai sistem ekonomi ali baba.

Sudah Baca Artikel ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.